MITOS

                              KETIKA MITOS MENJADI SEBUAH HALANGAN

    Mitos .kata ini sangat sering sekali kita dengar disetiap tempat di berbagai daerah …“Pagi2 yang sangat cerah memungkinkan nyono untuk melakukan aktivitasnya sehari –hari yaitu pergi kesawah menyelesaikan pekerjaanya yang kebetulan sudah memasuki musim panen. dengan segera ditambah rasa semangat yang tinggi setelah sarapan pagi nyono bergegas pergi meninggalkan rumah dg niat pergi ke sawah. Niat nyono itu seketika berubah setelah ia berjalan 5 langkah  dari depan rumah nyono. Ia  melihat seekor burung perenjak sedang berkicau tepat di depan rumahnya, dalam hati nyono berkata “waduh sebentar lagi bakal ada tamu yang datang berkunjung kerumahku,, kalau tak tinggal ke sawah entar gak ada yang dirumah” jangan jangan tamunya dari jauh,kalau deket sih gak pa2 bisa datang lagi gak kasihan,, “

akhirnya dengan penuh rasa bimbang nyono pun memutuskan untuk rela meninggalkan pekerjaanya hanya karena  kepercayaanya terhadap seekor burung perenjak ynag berkicau di depan rumahnya. Ia mempunyai keyakinan bahwa burung perenjak berbunyi tanda akan ada tamu yang datang.ia pun menunggu dg sabarnya di teras depan rumah,1 jam ia menunggu 2 jam, 3 jam  sampai berjam jam dan tidak terasa sudah sampai malam hari ternyata tidak ada 1 pun tamu yang dinanti itu datang “ dalam hati nyono berkata .andai saja aku tadi pergi kesawah “ lain kan ceritanya. memang penyesalan itu biyasanya datang di akhir..

Dari sedikit cuplikan cerita di atas bisa kita aplikasikan dalam kehidupan dunia yang sudah serba modern ini masih sangat banyak sekali mitos2 belaka yang ujung ujungnya hanya akan mrugikan diri kita sndiri, menjadi sebuah penyesalan bagi kehidupan kita  .Sering kali kita amati disekeliling kita masyarakat yang kental akan kebudayaan tradisional yang masih mengedepankan nilai nilai  mistis nenek moyang atau leluhur mereka yang belum tentu ada kebenaranya. Dari sedikit cerita nyono tadi sebenarnya kita bisa menyimpulkan dan  memandang dari segi logistiknya . apa hubungan burung berkicau sama tamu, Burung itu kan berkicau sudah  menjadi kegiatan sehari hari atau bisa dikatakan sudah menjadi takdir mutlak  kalau burung berkicau di mana pun ia berada di depan rumah di hutan bahkan di kandang ,,iya kan../??. . tidak hanya kisah itu saja disekitar kita banyak sekali kejadian-kejadian  mitos yang semata mata hanya menjadi momok yang membuat panik,  takut, tidak percaya diri resah dan sebagainya  Padahal sebenarnya semua itu adalah mitos belaka dan kembali kepada diri kita masing masing .mw percaya pada hal hal itu atau percaya pada Allah SWT  ,

DEVID DWI ERWAHYUDIN  (IPMAWAN DDE)

FAKULTAS AGAMA ISLAM UNMUH PONOROGO

AKTIVIS PELAJAR MUHAMMADIYAH PONOROGO

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: