URGENSI MENAMPUNG INFORMASI

                               URGENSI MENAMPUNG INFORMASI
 

  Hal penting dalam hidup adalah semangat dan kemampuan untuk Mempertahankannya. Semangat itu bagaikan api, dia bisa membakar apa saja yang menghalangi. Seseorang tidak mendapatkan kesuksesan bukan berarti ia tidak mampu. Biasanya,seseorang tidak endapatkan kesuksesan karena ia tidak bersemangat. Orang tidak tahajud bukan karena ia tidak sanggup tahajud, tapi karena tidak bersemangat melaksanakannya. Tidak mampu khatam Alquran alam sebulan bukan karena tidak mampu, tapi karena kurang kuat semangatnya. Rahasia esuksesaan seorang pemimpin, pengusaha, pendidik atau siapa pun sangat ditentukaN  oleh kemampuannya untuk mempertahankan semangat dan menularkannya kepada orang lain. Seorang yang bersemangat akan memiliki kemampuan membaca peluang lebih banyak dibanding orang yang tidak bersemangat. Dengan semangat menggebu orang akan mampu berbuat lebih. Ia pun berpeluang mendapatkan sesuatu  yang lebih pula.

       Semangat pun bisa menggerakkan. Seseorang rela hujan-hujanan pergi ke pengajian. Mengapa? Karena ia bersemangat mencari ilmu. Seorang ayah rela banting tulang siang malam mencari nafkah. Mengapa? Karena ia bersemangat menghidupi dan menafkahi anak istrinya. Semangat akan tumbuh bila ada harapan. Setiap ada harapan, maka di sanalah ada semangat. Seseorang yang terjebak dalam gua gelap gulita, dan harapannya sudah hampir habis, pasti akan kembali bersemangat kembali saat melihat setitik cahaya dan terpaan semilir angin. Ia menyangka bahwa di sekitarnya pasti ada lubang. Ia pun akan berjuang mencari sumber cahaya dan lubang angin.

               Begitu pula saat dalam bab cinta. Kita akan bersemangat mencintai seseorang, tatkala ada harapan untuk mendapatkannya, saat harapan itu hilang, hilang pula cinta kita. Harapan tidak timbul dengan sendirinya. Harapan timbul dari *input* (informasi) yang kita dapatkan. Artinya, orang yang selalu  bersemangat adalah orang yang gemar mengumpulkan dan menghimpun informasi. Jika kita ingin menjadi orang yang selalu bersemangat, maka jangan pernah berhenti menghimpun informasi. Berhenti mencari informasi, sama artinya dengan mengurangi harapan, mengurangi harapan sama artinya dengan mengubur semangat.

*Input* yang kita kumpulkan tentunya harus dapat dipertanggungjawabkan dunia akhirat dan memenuhi standar BAL (Benar, Akurat, dan Lengkap). Kalau kita memiliki tradisi ini, kita akan memiliki peluang besar untuk menghasilkan keputusan tepat dalam hidup. Inilah modal awal sebuah kesuksesan. Betapa tidak, kekayaan informasi akan membuat kita kaya harapan dan kaya semangat. Tindakan kita pun akan tepat dan akurat.

               Kalau kita menelaah Alquran, kata *iqra* tidak hanya bermakna membaca, tapi juga menghimpun informasi. Karena itu, tradisi mengumpulkan informasi adalah perintah Allah yang pertama. Sayangnya, tradisi menghimpun informasi ini belum menjadi keseharian kita. Kalaupun ada informasi yang masuk, mekanisme kita sering salah, dan tidak dipilah-pilah. Sehingga yang timbul adalah semangat emosi bukan semangat solusi. setinggi apapun cita-cita kita, pertanyaannya adalah sejauh mana kita gemar terhadap informasi yang Benar, Akurat, dan Lengkap. Informasi bisa kita dapatkan lewat buku, media cetak, televisi, internet, atau guru. Maka pastikan, saat berjumpa dengan seseorang, perjumpaan tersebut menambah input positif bagi kita.  Kejadian apapun harus mendatangkan input bagi peningkatan kualitas diri kita dan Jadikan diri kita sebagai penampung informasi. Dengan cara ini, insya Allah hidup akan lebih mudah. *Wallaahu a’lam*.

DEVID DWI ERWAHYUDIN
MAHASISWA FAI UNMUH PONOROGO
AKTIVIS IPM (ikatan pelajar muhammadiyah) PONOROGO
 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: